Hati pun mampu berbicara seketika kita sedang berada dalam situasi yang mengesankan. Dimana semua relung kehampaan menerpa betapa besar kerinduan ini akan karunia Mu yang tiada tara. Teman seakan menjadi musuh di dalam benak kita sendiri, padahal dia hendak membangunkan diri ini dari termenungnya jarum pikiran yang mulai merapuh. Tiada kata selain kata maaf yang nantinya terucap setelah mereka pergi untuk selamanya. Tapi sebelum itu semua terjadi, diri kita yang sangat membutuhkan rasa kasih sayang ini harus berani membangunkan pikiran yang telah terbalus selimut hangat berupa ego yang sudah meluap kepanasan. Keputusan di awal tak selamanya menentukan hasil akhir dari semua kejadian yang akan kita alami kedepannya. Jadi marilah kita benahi diri kita dengan mencoba sepenuh rasa mewujudkan 'hati yang terindah'...wassalamualaikum...
Minggu, 23 Desember 2012
Hati Yang Terindah
assalamualaikum...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar